Beranda » IPB Kembangkan Budidaya Telur Semut Rangrang

IPB Kembangkan Budidaya Telur Semut Rangrang

Dilihat 1.339x

IPB Kembangkan Budidaya Telur Semut Rangrang Agustus 2017

Institut Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan budidaya telur semut rangrang (kroto) berharga tinggi. Petani sanggup mendapat laba bersih sampai 50 % bersama harga menjual berkisar dari Rupiah 30.000 - Rupiah 50.000. 


Mahasiswa Departemen Ilmu Produksi & Tehnologi Peternakan Fakultas Peternakan IPB Abdul Rachman menerangkan, bahan yg dipakai yakni bibit semut rangrang penghasil kroto jumlahnya 10 koloni (5 kilogram). Adapun dua tipe pakan yg digunakan yaitu cacing tanah & tulang sapi juga air gula. Ketiganya diberikan dengan cara teratur yang merupakan sumber energi semut rangrang. 

Sesudah 100 hri, kita bisa memanen tiap-tiap hri kurang lebih 3 kilogram kroto & mampu dipasarkan Rupiah 30.000 per kilo. &, budidaya semut rangrang tersebut relatif gampang pula tak menyita diwaktu tidak sedikit,c kata Abdul di Bogor, Rabu (13/8). Baca Juga Cara Budidaya Lele Kolam Terpal


Kroto yaitu nama yg diberikan orang Jawa buat campuran larva & pupa semut penganyam Asia (terutama Oecophylla smaragdina). Campuran ini ternama di kalangan pencinta burung & penangkap ikan di Indonesia, sebab larva semut terkenal juga sebagai umpan ikan, & serta sbg makanan penambahan utk meningkatkan ketrampilan burung berkicau. 


Budidaya semut rangrang penghasil kroto masihlah jarang dilakukan penduduk di Indonesia. Factor ini disebabkan oleh kurangnya penelitian & wawasan berkenaan pengembangbiakkan semut rangrang.


Keywords : ,